Buku Cara Cepat Hamil

Buku Cara Cepat Hamil
Untuk Pesan Buku Cepat Hamil klik saja gambarnya

Monday, October 19, 2009

Pelantikan Presiden

Cara Pesan Hotel Online - Tinggal beberpa jam lagi akan dilaksanakan Pelantikan Presiden SBy-Budiono uang akan dilaksanakan siang ini, acara ini cukup menarik perhatian masyarakat untuk mengikutinya. Kita semua berharap acara tersebut bisa berjalan dengan tertib serta lancar, sesuai dengan keinginan kita bersama.

Pesan Hotel - Dalam acara Pelantikan Presiden SBy-Budiono tersebut akan dihadiri para pejabat negara serta undangan dari negara - negara sahabat. Menjelang dilaksanakannya Pelantikan Presiden SBY-Budiono, pemerintah telah menata serta mempersiapkan segala sesuatunya dengan seksama.

Kita bisa membaca kilasan peristiwa menjelang waktu Pelantikan Presiden SBY-Budiono.
JAKARTA--Isu pemboikotan anggota DPD pada pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 20 Oktober 2009 nanti, beredar di gedung DPR. Penyebabnya, DPD kecewa lantaran Farhan Hamid yang menjadi pimpinan MPR mewakili DPD. DPD menilai, Farhan ikut dalam paket koalisi besar partai yang mengusung Taufik Kiemas sebagai Ketua MPR tanpa melalui rekomendasi DPD.

Wartawan yang tiap hari meliput di DPR sempat terkecoh dengan selebaran keterangan pers yang mengatasnamakan lembaga DPD. Dalam siaran pers tersebut, DPD menegaskan akan memboikot pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2009-2014 yang berlangsung 20 Oktober 2009 jika Farhan Hamid tidak diganti dengan anggota DPD yang lain. Di papan tulis ruangan pers DPD juga tertulis jadwal konferensi pers “DPD RI memboikot pelantikan Presiden”.

Namun pimpinan DPD yang diwakili Wakil Ketua DPD, La Ode Ida, memberikan keterangan persnya, DPD membantah telah mengeluarkan siaran pers tersebut. DPD, kata La Ode akan tetap mendukung agenda kenegaraan termasuk pelantikan Presiden dan Wakil Presiden. “Kami tidak akan mencederai acara sesakral pelantikan Presiden,” tegas La Ode.

Yang diinginkan DPD saat ini, lanjut La Ode, adalah penyelesaian politik atas terpilihnya Farhan Hamid sebagai Wakil Ketua MPR. La Ode mengharapkan, permasalahan Farhan bisa dipecahkan sebelum Presiden dan Wakil Presiden dilantik 20 Oktober 2009 mendatang. La Ode menegaskan, pencalonan Farhan sebagai Wakil Ketua MPR dalam sidang paripurna MPR, Sabtu (3/10), lalu. “Farhan Hamid harus mengundurkan diri,” sebut La Ode, atas penyelesaian politik yang dimaksud.

Meski siaran pers dibantah La Ode, anggota DPD dari Sulawesi Tenggara, Muhammad Asri Anas, membenarkan di DPD saat ini berkembang konsolidasi ketidakhadiran anggota DPD dalam pelantikan Presiden. Menurut Asri, DPD menilai Farhan Hamid bukanlah wakil DPD di pimpinan MPR. “Saya sebagai individu akan menolak hadir di Pelantikan Presiden jika Farhan Hamid tetap Wakil Ketua MPR,” kata Asri.

Farhan Hamid sendiri, pada Senin (5/10), memberikan keterangan, bahwa terpilihnya dirinya sebagai Wakil Ketua MPR telah sesuai dengan aturan undang-undang dan tata tertib pemilihan pimpinan MPR. Farhan menegaskan, kehadirannya dalam rapat paripurna saat itu adalah sebagai anggota MPR bukan wakil dari DPD. “Jika sekarang ada pandangan-pandangan berbeda, kita ikuti saja langkah apa yang diambil,” kata Farhan. dri/taq

No comments:

Post a Comment